Persepsi
"Aku gak mau makan lele." Celetuk salah satu teman saya. "Kenapa?" Tanya yang lain. "Soalnya jadi teringat dia." Timpalnya lagi. "Haah.. Siapa dia?" Teman yang lain bertanya dengan penuh penasaran. "Maksudku ular, lele itu kepalanya mirip ular, jadi buat aku gak gak nafsu makan." Wkwkwk. Temen sekamar ngakak semua. "Ya ampun, saya kira dia tuh orang, ternyata ular. Tahu gak? Saya udah mikir kemana-mana, ngira kamu inget mantan lah, inget siapa lah. Hehe. Maaf ya, udah suudzon duluan." Tulisan di atas adalah kisah nyata yang terjadi diantara saya dan teman-teman pondok. Sering banget kita kayak gitu. Membatasi makna sesuatu dengan sempit. Ada yang bilang "dia" ngiranya sang mantan atau pacar. Ada yang bilang "cinta" pikiran kita langsung tertuju pada orang pacaran. Padahal maknanya tidak selalu begitu. Kita terkadang terlalu sempit dalam memaknai sesuatu, terburu-buru mengungkap maksud tanpa mencerna...