HIDUP SEORANG MANUSIA
Hidup adalah anugerah yang diberikan oleh Yang Maha
Pemurah. Karenanya kita dapat merasakan berbagai retonika dan rasa. Semakin kita dewasa,
semakin banyak kita memahami sebuah hakikat, dengannya pula semakin banyak
kesibukan yang harus dijalani.
Manusia memang diciptakan dengan keadaan berbagai
kelemahan, namun jangan sampai kita berlindung di balik kelemahan itu. Diantara
kelemahan itu adalah selalu mengeluh dalam keadaan, juga lupa untuk bersyukur
atas segala nikmat yang telah Allah berikan. Selain itu, manusia juga tak bisa
lepas dari sifat “merasa terbebani”, namun yang paling berjaya ialah ia yang
berhasil melawan “rasa terbebani” tersebut. Suatu ketika, Hudzaifah bin Yaman
(sang pemegang rahasia Rasulullah SAW) diperintahkan oleh Rasul SAW untuk
menjadi penyusup ke kawasan musuh, lalu ia melaksanakannya tanpa banyak
bertanya dan tak takut akan rwesiko yang akan dideritanya. Meski sebenarnya
dihatinya ada rasa berat yang dapat menghambat, namun keta’atannya melangkahkan
kakinya dengan cepat.
Sahabatku, sudahkah kita begitu? Mengedepankan pikiran
positif sebelum negatif? Hingga tak ada lagi kata-kata yang akan menurunkan
semangat, hingga tak ada lagi keluhan yang dapat menghambat. Bukankah hidup ini
adalah pilihan? yang disetiap sektenya menuntut kita untuk lebih bijaksana?
Saat kita dihadapkan pada kesibukan yang seakan tak berkesudahan, di sana kita
dapat memilih, memilih untuk melaksanakannya dengan ikhlas tanpa mengeluh,
hingga kita mendapat kemudahan karena keikhlasan itu dan pahala dari kelelahan
yang berhasil kita tempuh atau kita memilih untuk melaksanakannya dengan
keluhan, yang nanti hanya kelelahan yang akan
kita dapatkan tanpa sedikit pun mendapatkan kebaikan. Ketahuilah sahabatku, bahwa
berpikiR tanpa ada tindakan hanya akan menambah beban. So, sebelum kita
memikirkan konsekuensi dari apa yng harus kita lakukan, lebih baik kita
bergerak terlebih dahulu dengan penuh keredhoan.
Sahabat ku, hidup ini tak menjanjikan kemudahan. Di
perjalanan kau akan selalu menemui hambatan, tak bisa tidak. Namun yakinlah
Allah Maha Segalanya dan Ia tidak akan menguji sorang hamba diluar batas
kemampuannya. Itu janji Allah. Jangan sampai kita menjadi orang yang ragu.tetaplah
berpikir positif dan jalani berbagai peran yang kita miliki denan sebaik-baiknya.
Tenang, dunia hanya sementara.setiap lelah kita saat ini in syaa Allah semuanya
tercatat, tidak akan ada yang terlewat atau tertukar, juga tidak ada yang
sia-sia. Di akhirat klak kita akan memetik kenikmatan dari perjuangan penuh
suka duka ini jika kita menjalaninya dengan sabar dan ikhlas karna Allah. In
syaa Allah. Allahumma aamiin.
Komentar
Posting Komentar